Kota Datar, Kec. Hamparan Perak

DELI SERDANG – Festival Budaya Rakyat MITRA FM Tahun 2011 sukses digelar sebagai puncak dari rangkaian Program National Forest Program - Food and Agriculture Organization (NFP-FAO). Acara ini merupakan bentuk kerja sama nyata antara radio komunitas MITRA FM 107,7 MHz dengan Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO).
Program ini dirancang khusus untuk menumbuhkan pemahaman, penyadaran, serta penguatan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan di wilayah jangkauan siar Radio Mitra FM.
Salah satu fokus utamanya adalah mengedukasi warga mengenai pentingnya fungsi kawasan lindung sebagai daerah tangkapan air serta pentingnya meminimalisir kerusakan lingkungan melalui aksi nyata.
Selama program berjalan, berbagai kegiatan edukatif telah dilaksanakan, mulai dari dialog interaktif yang melibatkan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) hingga peliputan isu-isu lingkungan di lapangan.
Tidak hanya itu, gerakan penghijauan secara swadaya juga digalakkan, termasuk penanaman pohon mahoni di wilayah Dusun Tanjunganom serta komitmen penanaman hingga 20.000 pohon bersama aparatur desa setempat.
Hasil dari penanaman pohon jangka panjang ini nantinya direncanakan untuk membantu fasilitas sosial, seperti biaya pendidikan bagi anak putus sekolah dan anak yatim.
Bertempat di Desa Telaga 7 Paret Belang, masyarakat diajarkan untuk mengolah buah mangrove menjadi alternatif pangan bernilai ekonomi.
Melalui pelatihan ini, warga kini terampil menyulap buah mangrove menjadi produk konsumsi seperti selai, sirup, hingga dodol.
Langkah inovatif ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan bagi organisasi dan masyarakat pesisir.
Kemeriahan Festival Budaya Rakyat
Sebagai puncak acara, Festival Budaya Rakyat yang dibuka secara resmi di Desa Tandamir 2 ini berlangsung sangat meriah.
Ribuan pendengar setia Radio Mitra FM memadati lokasi untuk menghadiri berbagai rangkaian acara, seperti perlombaan, bazar produk lokal, pagelaran budaya, hingga lomba memasak makanan berbahan dasar buah mangrove.
Melalui momentum ini, Radio Komunitas Mitra FM diharapkan dapat terus konsisten menjalankan visinya untuk menghijaukan lingkungan, sekaligus menjadi media pendorong dan pengawas guna menciptakan perubahan sosial yang positif bagi masyarakat di masa depan.